UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA
FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
PROGRAM STUDI ARSITEKTUR

RPS--AR069
RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER
MATA KULIAH (MK) KODE Rumpun MK BOBOT (sks) SEMESTER Tanggal Penyusunan
SEJARAH PERKEMBANGAN ARSITEKTUR AR069 Sejarah dan Humaniora T= 2 2 05 Feb 2026
Pengesahan Dosen Pengembang RPS Koordinator RMK Ka PRODI

RR. Sophia Ratna Haryati, S.T., M.Sc.

RR. Sophia Ratna Haryati, ST, M.Sc.

Ani Hastuti Arthasari, S.T., M.Sc.
Capaian Pembelajaran CPL-PRODI yang dibebankan pada MK
CPL04 Menguasai konsep umum sejarah arsitektur, antropologi budaya, dan ilmu perilaku manusia.
Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK)
CPMK251 Menguasai konsep umum sejarah arsitektur
Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-CPMK)
sub.cpmk.AR069.CPMK251.1 Mampu mengetahui dan menguasai perkembangan arsitektur di berbagai belahan dunia secara sistematis berdasarkan fase jamannya, sesuai dengan potensi alam, budaya setempat, perkembangan politik, perkembangan teknologi pada arsitektur belahan bumi barat dan timur serta keterkaitannya diantara kedua arsitektur tersebut.
sub.cpmk.AR069.CPMK251.2 Mampu mengidentifikasi karakteristik berbagai filosofi, teori, ideology, pandangan, gaya, dan gagasan desain yang terkandung dalam masyarakat atau etnis tertentu di Indonesia serta dalam Arsitektur di Indonesia yang mengalami pengaruh budaya Hindu, Buddha, Islam, dan Eropa di masa pra kemerdekaan Indonesia.
sub.cpmk.AR069.CPMK251.3 Mampu memahami perkembangan arsitektur masa kini di Indonesia dengan memaparkan dan memberi tanggapan kritis terhadap penerapan filosofi, teori, ideologi, pandangan, gaya, dan gagasan desain arsitektural, seperti misalnya munculnya trend arsitektur pada masa awal arsitektur modern di Indonesia dan juga konsep serta pandangan dalam ideologi-ideologi yang berkembang menuju kematangan arsitektur Indonesia.
sub.cpmk.AR069.CPMK251.4 Mampu memahami tentang konsep Arsitektur Kiwari yang mendalami isu-isu aktual yang terjadi dan merupakan suatu langkah untuk menegaskan jati diri dan regionalisme pada arsitektur di Indonesia.
Korelasi CPMK terhadap Sub-CPMK
CPMK251 sub.cpmk.AR069.CPMK251.1
sub.cpmk.AR069.CPMK251.2
sub.cpmk.AR069.CPMK251.3
sub.cpmk.AR069.CPMK251.4
Deskripsi Singkat MK Mata kuliah tentang sejarah perkembangan arsitektur merupakan bagian penting dari program pendidikan arsitektur, karena akan mempelajari perkembangan gaya arsitektur, teknik konstruksi, dan konsep desain dari masa lampau hingga masa kini. Mata kuliah ini membantu mahasiswa memahami akar sejarah arsitektur dan bagaimana pengaruhnya terhadap desain dan pembangunan masa kini, dengan tidak hanya memberikan wawasan tentang berbagai gaya dan teknik konstruksi, tetapi juga membantu mahasiswa mengembangkan pemahaman tentang perkembangan budaya, nilai-nilai masyarakat, dan hubungan antara arsitektur dan lingkungan. Hal ini membantu calon arsitek mengintegrasikan pengetahuan sejarah dalam pendekatan desain mereka, sehingga hasil karyanya dapat mencerminkan pemahaman mendalam tentang warisan budaya dan kebutuhan masa kini.
Bahan Kajian : Materi Pembelajaran 1. Perkembangan Arsitektur di Dunia dan Indonesia 2. Perkembangan Arsitektur Prasejarah Dunia, Arsitektur Mesopotamia dan Mesir. 3. Perkembangan Arsitektur Yunani dan Romawi. 4. Perkembangan Arsitektur Eropa Klasik. 5. Perkembangan Arsitektur Timur Tengah dan Asia Timur 6. Perkembangan Arsitektur Modern 7. Perkembangan Arsitektur Postmodern 8. Perkembangan Arsitektur di Indonesia 9. Perkembangan Arsitektur Hindu – Budha di Indonesia 10. Perkembangan Arsitektur Thionghoa di Indonesia 11. Perkembangan Arsitektur Islam di Indonesia 12. Perkembangan Arsitektur kota-kota kerajaan di Indonesia 13. Perkembangan Arsitektur Kolonial dan Indis di Indonesia 14. Kebangkitan Arsitektur di Indonesia Pasca Kemerdekaan yang sudah berdasarkan pemikiran, langgam,dan karakteristik arsitektur modern kontemporer akhir abad ke-20 yang memiliki pemikiran tentang bentuk arsitektur yang berkelanjutan, sebagai salah satu isu utama yang mempengaruhi perkembangan arsitektur terkini.
Pustaka Utama
  • 1. Frampton, Kenneth, 1996. Modern Architecture, a Critical History. London: Thames and Hudson Ltd.
  • 2. Flectcher, Sir Banister (1896) (1989). A History of Architecture. Oxford UK: Butterworth
  • 3. Gunawan Tjahyono, “Indonesia Heritage 6: Architecture”, Grolier International, 2002
  • 4. Handinoto, (1996), Perkembangan Kota dan Arsitektur Kolonial Belanda di Surabaya 1870-1940 , Edisi Pertama
  • 5. Herwindo, R. P. (2018). Eksistensi Candi Sebagai Arsitektur Indonesia Di Asia Tenggara.
  • 6. Herwindo, R. P (2008). Tipo-Morfologi Desain Arsitektur ‘Candi’ di Jawa Kajian Arsitekturalnya Terhadap Perkembangan Desain Sosok, Denah dan Peletakannya. Jurnal Kebhinekaan Bentuk Arsitektur.
  • 7. Herwindo, R. P. (2010). Candi Prambanan dan Candi Sewu dalam Perspektif Arsitektur. Disajikan Dalam Diskusi Dan Pameran Kompleks Candi Prambanan Sebagai Warisan Umat Manusia, 22 Januari 2010 Bentara Budaya, Jakarta, 1–16.
  • 8. Herwindo, R. P. (2018). Eksistensi Candi Sebagai Arsitektur Indonesia Di Asia Tenggara.Handinoto, 2012, Arsitektur dan Kota-kota di Jawa pada Masa Kolonial, Graha Ilmu, Yogyakarta
  • 9. Johnson, Paul Alan, 1994. The theory of Architecture. New York: Van Nostrand Reinhold
  • 10. Kuntjaraningrat, 1982, Mentaliteit, Kebudayaan, dan Pembangunan, PT Gramedia Jakarta
  • 11. Lampugnani, Vittorio Magnago (1966). Dictionary of 20 th-Century Architecture. New York: Thames and Hudson
  • 12. Moedjiono, Zein MWP, 1986, Perkembangan Arsitektur Masjid di Jawa Timur, PT Bina Ilmu, Surabaya
  • 13. Mangunwijaya, YB. 1987: Wastu Citra. Jakarta: Gramedia
  • 14. Nas. P.J.M., (2002), Masa Lalu dan Masa Kini Arsitektur di Indonesia, PT. Gramedia Pustaka Utama., Jakarta
  • 15. Prijotomo, Yoseph, (1980), Pasang Surut Arsiektur di Indonesia, CV Ardjun, Surabaya
  • 16. Rapoport, Amos (1988). House Form and Culture. Milwauke: University of Winconsin
  • 17. Stierlin (1977). Encyclopaedia of World Architecture. London: Macmmillian Press
  • 18. Snyder & Anthony J. Catanesse. 1979. Introduction to Architecture. Mc. Graw Hill Book Co.
Pendukung
  • 19. Altman, Irwin. 1980. Environmental and Culture. New York: Plenum Press
  • 20. Arismunandar Agoes et all (2002), Indonesian Heritage: Arsitektur, Buku Antar Bangsa, Jakarta
  • 21. CH. Schulz. 1979. Genius Loci. New York: Rizzoli International Publication
  • 22. Dumarcay, Jackues, 1991, The Palace of Southeast Asia: Architecture and Customs, Oxford:Oxford University Press
  • 23. Rapoport, Amos, (1969), House Form and Culture, Prentice Hall inn
  • 24. Santoso, J. (2008). Arsitektur-Kota Jawa: Kosmos, Kultur, dan Kuasa. Jakarta: Centropolis, Universitas Tarumanegara.
  • 25. Sumintardjo, Djauhari., (1978), Kompendium Sejarah Arsitektur, Jilid 1, Yayasan Lembaga Penyelidikan Masalah Bangunan, Bandung
  • 26. Trisulowati, Rini & Santoso, Iman (2008). Pengaruh Religi terhadap Perkembangan Arsitektur, Yogyakarta: Graha Ilmu
Dosen Pengampu Rr. Sophia Ratna Haryati, S.T., M.Sc.
Mata Kuliah Syarat -
Pertemuan Ke Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-CPMK) Penilaian Bentuk Pembelajaran; Metode Pembelajaran; Penugasan Mahasiswa; Materi Pembelajaran Bobot Penilaian
Indikator Kriteria & Teknik Luring Daring
1 sub.cpmk.AR069.CPMK251.1-Mampu mengetahui dan menguasai perkembangan arsitektur di berbagai belahan dunia secara sistematis berdasarkan fase jamannya, sesuai dengan potensi alam, budaya setempat, perkembangan politik, perkembangan teknologi pada arsitektur belahan bumi barat dan timur serta keterkaitannya diantara kedua arsitektur tersebut.
sub.cpmk.AR069.CPMK251.2-Mampu mengidentifikasi karakteristik berbagai filosofi, teori, ideology, pandangan, gaya, dan gagasan desain yang terkandung dalam masyarakat atau etnis tertentu di Indonesia serta dalam Arsitektur di Indonesia yang mengalami pengaruh budaya Hindu, Buddha, Islam, dan Eropa di masa pra kemerdekaan Indonesia.
sub.cpmk.AR069.CPMK251.3-Mampu memahami perkembangan arsitektur masa kini di Indonesia dengan memaparkan dan memberi tanggapan kritis terhadap penerapan filosofi, teori, ideologi, pandangan, gaya, dan gagasan desain arsitektural, seperti misalnya munculnya trend arsitektur pada masa awal arsitektur modern di Indonesia dan juga konsep serta pandangan dalam ideologi-ideologi yang berkembang menuju kematangan arsitektur Indonesia.
sub.cpmk.AR069.CPMK251.4-Mampu memahami tentang konsep Arsitektur Kiwari yang mendalami isu-isu aktual yang terjadi dan merupakan suatu langkah untuk menegaskan jati diri dan regionalisme pada arsitektur di Indonesia.
Mampu mengetahui dan menguasai perkembangan arsitektur di berbagai belahan dunia secara sistematis berdasarkan fase jamannya, sesuai dengan potensi alam, budaya setempat, perkembangan politik, perkembangan teknologi pada arsitektur belahan bumi barat dan timur serta keterkaitannya diantara kedua arsitektur tersebut. arsitektur pada masa awal arsitektur modern di Indonesia dan juga konsep serta pandangan dalam ideologi-ideologi yang berkembang menuju kematangan arsitektur Indonesia. Kriteria
Ketepatan menjelaskan
Teknik
Diskusi sebagai respon terhadap penyampaian materi
Kuliah,Presentasi,[PS=50 Menit]
Kuliah,Diskusi,[DS=50 Menit]
Pemahaman Materi Mandiri,Self-Directed Learning,[=240 Menit]
Topik
Fase-Fase perkembangan Arsitektur di Dunia dan Indonesia
Sub Topik
1. Skema perkembangan arsitektur di dunia
2. Contoh karya arsitektur dunia dan gambaran bentuk yang khas secara umum di setiap tahap perkembangannya
3. Skema perkembangan arsitektur di Indonesia
4. Arsitektur Austronesia sebagai cikal bakal arsitektur asli Indonesia
  • [2] Hal: All
  • [14] Hal: All
  • [15] Hal: All
  • [17] Hal: All
  • [18] Hal: All
  • [19] Hal: All
  • [25] Hal: All
1
2 sub.cpmk.AR069.CPMK251.1-Mampu mengetahui dan menguasai perkembangan arsitektur di berbagai belahan dunia secara sistematis berdasarkan fase jamannya, sesuai dengan potensi alam, budaya setempat, perkembangan politik, perkembangan teknologi pada arsitektur belahan bumi barat dan timur serta keterkaitannya diantara kedua arsitektur tersebut.
Mahasiswa dapat memahami, menganalisis, dan mengapresiasi fase perkembangan Arsitektur Prasejarah Dunia, Arsitektur Mesopotamia dan Mesir. Kriteria
Ketepatan menganalisis
Teknik
Tugas 1 - Kelompok Buatlah panel yang berisi tentang 1. Arsitektur prasejarah 2. Arsitektur mesopotamia dan mesir kuno Panel dibuat dalam format .pdf (100 mb)
Kuliah,Presentasi,[PS=100 Menit]
Penugasan,Tugas Take Home,[TH=240 Menit]
Topik
Perkembangan Arsitektur Prasejarah Dunia, Arsitektur Mesopotamia dan Arsitektur Mesir.
Sub Topik
1. Arsitektur Prasejarah Dunia
2. Arsitektur Mesopotamia
3. Arsitektur Mesir Kuno
  • [2] Hal: All
  • [9] Hal: All
  • [17] Hal: All
  • [25] Hal: All
5
3 sub.cpmk.AR069.CPMK251.1-Mampu mengetahui dan menguasai perkembangan arsitektur di berbagai belahan dunia secara sistematis berdasarkan fase jamannya, sesuai dengan potensi alam, budaya setempat, perkembangan politik, perkembangan teknologi pada arsitektur belahan bumi barat dan timur serta keterkaitannya diantara kedua arsitektur tersebut.
Mahasiswa dapat memahami, menganalisis, dan mengapresiasi karya arsitektural di fase perkembangan Arsitektur Yunani dan Romawi. Kriteria
Ketepatan menganalisis
Teknik
Kuis 1 - individu Memberikan pertanyaan yang dapat dijawab melalui ujian tulis ataupun bisa dengan google form. 1.Jelaskan secara singkat tentang jaman Agea! 2.Jelaskan dan deskripsikan beda kuil Yunani dan Romawi! 3.Jelaskan dan deskripsikan beda kolom Yunani dan Romawi! 4.Apa yang dimaksud dengan Arsitektur Etruksa pada langgam Romawi! 5.Apa yang dimaksud dengan Arsitektur Domestik pada langgam Romawi dan Yunani!
Kuliah,Presentasi,[PS=50 Menit]
Penugasan,Kuis,[K=50 Menit]
Pemahaman Materi Mandiri,Self-Directed Learning,[=240 Menit]
Topik
Perkembangan Arsitektur Yunani dan Arsitektur Romawi
Sub Topik
1. Arsitektur Yunani Kuno
2. Arsitektur Romawi Kuno
  • [2] Hal: All
  • [9] Hal: All
  • [17] Hal: All
  • [25] Hal: All
2
4 sub.cpmk.AR069.CPMK251.1-Mampu mengetahui dan menguasai perkembangan arsitektur di berbagai belahan dunia secara sistematis berdasarkan fase jamannya, sesuai dengan potensi alam, budaya setempat, perkembangan politik, perkembangan teknologi pada arsitektur belahan bumi barat dan timur serta keterkaitannya diantara kedua arsitektur tersebut.
Mahasiswa dapat memahami, menganalisis, dan mengapresiasi karya arsitektural di fase perkembangan Arsitektur Eropa Klasik. Kriteria
Ketepatan menganalisis
Teknik
Tugas 2 - Kelompok Membuat presentasi yang berbeda dari masing-masing kelompok mendiskusikan dan membuat presentasi dengan lengkap, komunikatif, dan menarik, lengkap dengan gambar ataupun ilustrasi yang mendukung penjelasan Anda. "Kelompok 1" 1.Buatlah analisis dan ilustrasi bangunan Arsitektur Bizantium: tujuh karakteristik Arsitektur Bizantium, kemudian jelaskan dari denah, dinding, atap, bukaan, kolom, and sky line, dan pedentive! 2.Sebutkan, jelaskan, dan beri ilustrasi tentang bentuk kubah pada zaman Arsitektur Romanseque! "Kelompok 2" Buatlah perbandingan contoh karya arsitektur renaissance, baroque, dan rococo, dilihat dari ciri-cirinya, berbagai elemen arsitekturnya, dan fase-fasenya! "Kelompok 3" Buatlah perbandingan Karya Arsitektur Gocthic dan Early Christian, yang ditampilkan pada bagian: 1. Sejarahnya 2. Karakteristiknya 3. Struktur dan konstruksinya 4. Pola Ruangnya
Kuliah,Presentasi,[PS=100 Menit]
Penugasan,Collaborative Learning,[=240 Menit]
Topik
Perkembangan Arsitektur Eropa Klasik
Sub Topik
1. Perkembangan Arsitektur Bizantium dan Romanesque
2. Perkembangan Arsitektur Renaissance, Baroque, dan Rococo
3. Perkembangan Arsitektur Gothic dan Early Christian
  • [1] Hal: All
  • [2] Hal: All
  • [9] Hal: All
  • [11] Hal: All
  • [21] Hal: All
  • [25] Hal: All
5
5 sub.cpmk.AR069.CPMK251.1-Mampu mengetahui dan menguasai perkembangan arsitektur di berbagai belahan dunia secara sistematis berdasarkan fase jamannya, sesuai dengan potensi alam, budaya setempat, perkembangan politik, perkembangan teknologi pada arsitektur belahan bumi barat dan timur serta keterkaitannya diantara kedua arsitektur tersebut.
Mahasiswa dapat memahami, menganalisis, dan mengapresiasi karya arsitektural di fase perkembangan Arsitektur Timur Tengah dan Asia Timur Kriteria
Ketepatan menjelaskan
Teknik
Tugas 3 - Kelompok Membuat panel yang berisi tentang Perkembangan Arsitektur Timur Tengah dan Arsitektur Asia Timur
Kuliah,Presentasi,[PS=100 Menit]
Penugasan,Collaborative Learning,[=240 Menit]
Topik
Perkembangan Arsitektur Timur Tengah dan Arsitektur Asia Timur
Sub Topik
1. Perkembangan Arsitektur Timur Tengah (Persia)
2. Perkembangan Arsitektur Asia Timur (Cina, Jepang, Korea)
  • [2] Hal: All
  • [17] Hal: All
  • [21] Hal: All
  • [22] Hal: All
5
6 sub.cpmk.AR069.CPMK251.1-Mampu mengetahui dan menguasai perkembangan arsitektur di berbagai belahan dunia secara sistematis berdasarkan fase jamannya, sesuai dengan potensi alam, budaya setempat, perkembangan politik, perkembangan teknologi pada arsitektur belahan bumi barat dan timur serta keterkaitannya diantara kedua arsitektur tersebut.
Mahasiswa dapat memahami, menganalisis, dan mengapresiasi karya arsitektural di fase perkembangan Arsitektur Modern Kriteria
Ketepatan menganalisis
Teknik
Tugas 4 - Kelompok Kelas dibagi menjadi empat kelompok, dengan topik yang berbeda di setiap kelompok. Output berupa: Paper ilmiah (1500–2500 kata) dan Slide presentasi (10–15 slide) Sertakan: Gambar studi kasus (denah, tampak, perspektif) dan Referensi ilmiah (minimal 5 sumber, format APA 7th) PEMBAGIAN KELOMPOK DAN TOPIK KELOMPOK 1: ARSITEKTUR MODERN A. Kajian Teoritis 1. Jelaskan definisi serta latar belakang munculnya arsitektur modern dalam konteks perubahan abad ke-19 hingga 20. 2. Uraikan prinsip utama arsitektur modern seperti: Form follows function, Less is more, Kejujuran material dan struktur B. Tokoh dan Karya Analisis pemikiran dan kontribusi tokoh utama seperti: Le Corbusier, Ludwig Mies van der Rohe, Walter Gropius C. Analisis Kontekstual Jelaskan bagaimana arsitektur modern merespons: Revolusi industry, Urbanisasi, Perkembangan teknologi konstruksi D. Dampak: Analisis pengaruh arsitektur modern terhadap kota-kota kontemporer saat ini. KELOMPOK 2: ARSITEKTUR PURISME A. Latar Belakang Jelaskan kemunculan Purisme sebagai reaksi terhadap dekorasi berlebih dan kompleksitas bentuk. B. Tokoh dan Karya Uraikan peran tokoh seperti: Le Corbusier dan Amédée Ozenfant C. Prinsip Desain Identifikasi prinsip dasar Purisme: Kesederhanaan bentuk, Geometri murni, Proporsi harmonis D. Keterkaitan Seni Jelaskan hubungan Purisme dengan gerakan seni modern awal abad ke-20. E. Pengaruh Analisis kontribusi Purisme terhadap perkembangan arsitektur modern. KELOMPOK 3: FUNGSIONALISME, KUBISME, DAN RASIONALISME A. ARSITEKTUR FUNGSIONALISME 1. Jelaskan konsep fungsionalisme dalam arsitektur. 2. Analisis penerapan prinsip form follows function dalam desain bangunan. 3. Uraikan tokoh penting seperti: Louis Sullivan, Alvar Aalto B. ARSITEKTUR KUBISME 1. Jelaskan bagaimana konsep kubisme dari seni lukis diterapkan ke arsitektur. 2. Identifikasi ciri khas: Fragmentasi bentuk, Geometri abstrak 3. Kaitkan dengan tokoh seni seperti: Pablo Picasso C. ARSITEKTUR RASIONALISME 1. Jelaskan konsep rasionalisme dalam arsitektur. 2. Analisis hubungan antara fungsi, struktur, dan estetika. 3. Jelaskan keterkaitannya dengan industrialisasi dan teknologi modern. KELOMPOK 4: NEO-KLASIK DAN EKLETISME A. ARSITEKTUR NEO-KLASIK 1. Jelaskan perbedaan Neo-Klasik dengan arsitektur klasik murni. 2. Analisis pengaruh Age of Enlightenment terhadap gaya ini. 3. Identifikasi karakteristik: Simetri, Kolom klasik, Proporsi monumental 4. Berikan contoh bangunan Neo-Klasik dan analisisnya. B. ARSITEKTUR EKLETISME 1. Jelaskan konsep ekletisme dalam arsitektur. 2. Analisis alasan penggunaan berbagai gaya historis dalam satu bangunan. 3. Uraikan kelebihan dan kritik terhadap gaya ini. 4. Jelaskan bagaimana ekletisme menjadi jembatan menuju arsitektur modern. KOMPONEN ANALISIS WAJIB (SEMUA KELOMPOK) Setiap kelompok WAJIB menyertakan studi kasus bangunan, dengan analisis: Konsep desain, Fungsi ruang, Struktur dan material, Konteks lingkungan, Visual (denah, tampak, perspektif)
Kuliah,Presentasi,[PS=100 Menit]
Penugasan,Collaborative Learning,[=240 Menit]
Topik
Perkembangan Arsitektur Modern
Sub Topik
1. Arsitektur Ekletik dan Neo Klasik
2. Arsitektur Modern
3. Arsitektur Fungsional, Kubisme, Rasionalisme
4. Arsitektur Purisme
  • [1] Hal: All
  • [9] Hal: All
  • [11] Hal: All
  • [18] Hal: All
  • [21] Hal: All
5
7 sub.cpmk.AR069.CPMK251.1-Mampu mengetahui dan menguasai perkembangan arsitektur di berbagai belahan dunia secara sistematis berdasarkan fase jamannya, sesuai dengan potensi alam, budaya setempat, perkembangan politik, perkembangan teknologi pada arsitektur belahan bumi barat dan timur serta keterkaitannya diantara kedua arsitektur tersebut.
Mahasiswa dapat memahami, menganalisis, dan mengapresiasi karya arsitektural di fase perkembangan Arsitektur Postmodern Kriteria
Ketepatan menjelaskan
Teknik
Kuis 2 - Individu Memberikan pertanyaan kuis sebagai respon dari penyampaian materi 1. Jelaskan pengertian arsitektur Brutalisme dan arsitektur Monumental, kemudian bandingkan keduanya berdasarkan karakter bentuk, fungsi sosial, dan kesan visual bangunan! 2. Mengapa beton ekspos menjadi elemen penting dalam arsitektur Brutalisme? Buatlah sketsa sederhana bangunan Brutalisme yang menunjukkan bentuk geometris tegas, minim ornamen, dan penggunaan beton ekspos! 3. Bandingkan konsep dasar arsitektur Modern dan arsitektur Kontemporer dalam aspek bentuk massa, material, dan pendekatan desain! Sertakan dua sketsa sederhana sebagai ilustrasi perbedaannya! 4. Sebutkan dan jelaskan tiga ciri utama arsitektur Kontemporer yang banyak diterapkan pada bangunan masa kini! Kemudian buatlah sketsa konsep bangunan Kontemporer tropis yang sesuai dengan iklim Indonesia. 5. Apa yang dimaksud dengan arsitektur Metabolisme di Jepang? Jelaskan latar belakang munculnya aliran tersebut serta konsep “bangunan sebagai organisme hidup” dalam desainnya! 6. Buat diagram atau sketsa konsep arsitektur Metabolisme yang menunjukkan sistem modular dan kemungkinan bangunan berkembang dari waktu ke waktu! Berikan satu contoh bangunan Metabolisme sebagai referensi. 7. Jelaskan hubungan antara skala bangunan, simbol kekuasaan, dan karakter visual dalam arsitektur Monumental! Kemudian buatlah sketsa bangunan monumental yang menunjukkan kesan megah, simetris, dan berwibawa. 8. Dosen menampilkan ilustrasi sebuah bangunan. Analisis apakah bangunan tersebut termasuk arsitektur Brutalisme, Kontemporer, atau Monumental berdasarkan elemen fasad, material, bentuk massa, dan suasana ruangnya! 9. Buat tabel perbandingan antara arsitektur Brutalisme dan Monumental berdasarkan bentuk, material, suasana ruang, fungsi bangunan, serta kesan visualnya! Sertakan sketsa kecil sebagai ilustrasi. 10. Menurut pendapat Anda, gaya arsitektur mana yang paling relevan diterapkan di Indonesia saat ini: Brutalisme, Kontemporer, Metabolisme, atau Monumental? Jelaskan alasan Anda berdasarkan kondisi sosial, budaya, iklim, dan perkembangan teknologi, lalu buat sketsa konsep bangunan publik yang menggabungkan dua aliran arsitektur pilihan Anda! Jawaban dapat ditulis pada lembar jawaban ataupun bisa melalui google form.
Kuliah,Presentasi,[PS=50 Menit]
Penugasan,Kuis,[K=50 Menit]
Pemahaman Materi Mandiri,Self-Directed Learning,[=240 Menit]
Topik
Arsitektur Postmodern
Sub Topik
1. Arsitektur Post modern
2. Arsitektur Brutalisme dan Monumental
3. Arsitektur Futuristik, Kontemporer, dan Techno Art
4. Arsitektur Metabolis (Modern Jepang)
  • [1] Hal: All
  • [9] Hal: All
  • [11] Hal: All
  • [21] Hal: All
2
8 sub.cpmk.AR069.CPMK251.1-Mampu mengetahui dan menguasai perkembangan arsitektur di berbagai belahan dunia secara sistematis berdasarkan fase jamannya, sesuai dengan potensi alam, budaya setempat, perkembangan politik, perkembangan teknologi pada arsitektur belahan bumi barat dan timur serta keterkaitannya diantara kedua arsitektur tersebut.
Mahasiswa mampu menjawab pertanyan esai dari materi pertemuan 1-7 Kriteria
Ketepatan menjelaskan
Teknik
Memberikan 10 soal esai untuk dikerjakan 1. Bagaimana hubungan antara bentuk arsitektur dengan nilai-nilai sosial dan budaya masyarakat pada masa lampau? Jelaskan dengan menampilkan alur perkembangan dalam bentuk diagram kronologis atau peta konsep yang sistematis. (bobot 10%) 2. Dalam konteks sejarah arsitektur Nusantara, bagaimana peran tradisi Austronesia dalam membentuk karakter hunian tradisional Indonesia? Analisis dari aspek konstruksi, simbolisme budaya, dan fungsi ruang, serta berikan dua contoh rumah adat yang menunjukkan pengaruh tersebut secara nyata. (bobot 10%) 3. Bandingkan perkembangan arsitektur pada masa prasejarah, peradaban Mesopotamia, dan Mesir Kuno. Bagaimana masing-masing periode tersebut merefleksikan sistem kepercayaan dan struktur sosial masyarakatnya? (bobot 10%) 4. Arsitektur Yunani dan Romawi sering dianggap memiliki kemiripan visual. Namun, apa faktor mendasar yang membedakan keduanya dari segi konsep, teknologi, dan fungsi bangunan? Jelaskan secara kritis. (bobot 10%) 5. Uraikan perjalanan evolusi arsitektur klasik di Eropa dari masa awal hingga periode akhir. Bagaimana perubahan gaya dari Early Christian hingga Rococo mencerminkan dinamika sosial, politik, dan estetika pada zamannya? (bobot 10%) 6. Lakukan analisis komparatif terhadap gaya arsitektur Bizantium, Romanesque, Renaissance, Baroque, Rococo, Gothic, dan Early Christian. Apa ciri pembeda utama masing-masing gaya, serta di mana letak kesinambungan historisnya? (bobot 10%) 7. Bagaimana karakter arsitektur di kawasan Timur Tengah dan Asia Timur berkembang sesuai dengan kondisi geografis dan budaya setempat? Jelaskan secara khusus keunikan arsitektur Persia dari segi bentuk, ornamen, dan warna. (bobot 10%) 8. Jelaskan latar belakang munculnya arsitektur modern sebagai respons terhadap perubahan zaman. Bagaimana prinsip-prinsip Purisme berperan dalam membentuk bahasa desain pada periode tersebut? (bobot 10%) 9. Dalam perkembangan arsitektur modern, bagaimana perbedaan pendekatan antara gaya Ekletik dan Neo-Klasik? Selain itu, jelaskan bagaimana aliran Fungsionalisme, Kubisme, dan Rasionalisme menerjemahkan konsep modernitas ke dalam desain arsitektur. (bobot 10%) 10. Arsitektur postmodern muncul sebagai kritik terhadap modernisme. Jelaskan proses kemunculannya dan bandingkan dengan gaya lain seperti Brutalisme, Futuristik, Kontemporer, dan Techno Art. Sertakan juga penjelasan tentang konsep Metabolisme dalam arsitektur Jepang modern. (bobot 10%)
Ujian Terjadwal,Durasi Sesuai Arahan DAAK,[D=75 Menit]
Penugasan,Tugas Take Home,[TH=165 Menit]
Topik
Pertemuan 1-7
Sub Topik
Pertemuan 1-7
25
9 sub.cpmk.AR069.CPMK251.2-Mampu mengidentifikasi karakteristik berbagai filosofi, teori, ideology, pandangan, gaya, dan gagasan desain yang terkandung dalam masyarakat atau etnis tertentu di Indonesia serta dalam Arsitektur di Indonesia yang mengalami pengaruh budaya Hindu, Buddha, Islam, dan Eropa di masa pra kemerdekaan Indonesia.
Mahasiswa mampu memahami, menjelaskan, dan menganalisis perkembangan awal arsitektur di Indonesia melalui kajian arsitektur prasejarah dan arsitektur tradisional sebagai dasar pembentukan identitas arsitektur Nusantara. Kriteria
Ketepatan menjelaskan
Teknik
Tugas 5 - Kelompok Membuat MAKALAH tentang Perkembangan Arsitektur PRA SEJARAH pada satu fase zaman tertentu dan Arsitektur TRADISIONAL di suatu daerah di INDONESIA.
Kuliah,Presentasi,[PS=100 Menit]
Penugasan,Collaborative Learning,[=240 Menit]
Topik
Awal Perkembangan Arsitektur di Indonesia
Sub Topik
1. Arsitektur Pra Sejarah di Indonesia
2. Arsitektur Tradisional di Indonesia
  • [3] Hal: All
  • [13] Hal: All
  • [14] Hal: All
  • [15] Hal: All
  • [16] Hal: All
  • [20] Hal: All
  • [23] Hal: All
  • [24] Hal: All
5
10 sub.cpmk.AR069.CPMK251.2-Mampu mengidentifikasi karakteristik berbagai filosofi, teori, ideology, pandangan, gaya, dan gagasan desain yang terkandung dalam masyarakat atau etnis tertentu di Indonesia serta dalam Arsitektur di Indonesia yang mengalami pengaruh budaya Hindu, Buddha, Islam, dan Eropa di masa pra kemerdekaan Indonesia.
Mahasiswa dapat memahami, menganalisis, dan mengapresiasi karya arsitektural di fase perkembangan Arsitektur Hindu dan Buddha di Indonesia. Kriteria
Ketepatan menjelaskan
Teknik
Tugas 6 - Kelompok Mahasiswa diminta melakukan studi komparasi atau perbandingan, dari dua buah candi Hindu dan candi Budha, yang terletak di Indonesia. Komparasi dilakukan dengan melihat: 1. Tata ruang (geometri, volume/ukuran, irama, simetris, bentuk mandala, dll) 2. Sosok atau penampilan (misalnya, apakah ada arca pelengkap seperti, misal yang berbentuk binatang (nandi, jatayu, dll) ataupun arca lambang lainnya (lingga yoni, dll) 3. Ornamen (bentuk relief, ukiran, dll) 4. Sistem susunan ruang dan struktur yang digunakan Hasil studi komparasi tersebut dilaporkan dalam bentuk presentasi yang disertai dengan foto / gambar pendukung yang mendeskripsikan candi tersebut.
Kuliah,Presentasi,[PS=100 Menit]
Penugasan,Studi Kasus,[SK=240 Menit]
Topik
Perkembangan Arsitektur Hindu dan Buddha di Indonesia
Sub Topik
1. Awal perkembangan arsitektur Hindu di Indonesia.
2. Awal perkembangan arsitektur Buddha di Indonesia
  • [3] Hal: All
  • [14] Hal: All
  • [15] Hal: All
  • [24] Hal: All
  • [22] Hal: All
5
11 sub.cpmk.AR069.CPMK251.2-Mampu mengidentifikasi karakteristik berbagai filosofi, teori, ideology, pandangan, gaya, dan gagasan desain yang terkandung dalam masyarakat atau etnis tertentu di Indonesia serta dalam Arsitektur di Indonesia yang mengalami pengaruh budaya Hindu, Buddha, Islam, dan Eropa di masa pra kemerdekaan Indonesia.
Mahasiswa dapat memahami, menganalisis, dan mengapresiasi karya arsitektural di fase perkembangan Arsitektur Thionghoa di Indonesia. Kriteria
Ketepatan menjelaskan
Teknik
Kuis 4 -individu Mahasiswa menjawab pertanyaan (dapat dikumpulkan langsung ataupun melalui google form. 1.Apakah yang disebut dengan Pecinan 2.Jelaskan dengan dilengkapi sketsa mendukung tentang ciri-ciri yang ada pada suatu kawasan Pecinan 3.Jelaskan dan gambarkan mengenai konsep dan filosofi arsitektur Thionghoa 4.Jelaskan dan gambarkan ciri khas bangunan arsitektur thionghoa yang ada di Indonesia. 5.Jelaskan dan gambarkan elemen arsitektural dan struktur pada arsitektur thionghoa di Indonesia 6.Gambarkan bentuk perbedaan rumah toko dan rumah tinggal pada arsitektur thionghoa
Kuliah,Presentasi,[PS=50 Menit]
Penugasan,Kuis,[K=50 Menit]
Pemahaman Materi Mandiri,Self-Directed Learning,[=240 Menit]
Topik
Perkembangan Arsitektur Thionghoa di Indonesia
Sub Topik
Arsitektur Thionghoa di Indonesia
  • [3] Hal: All
  • [14] Hal: All
  • [15] Hal: All
  • [24] Hal: All
  • [22] Hal: All
2
12 sub.cpmk.AR069.CPMK251.2-Mampu mengidentifikasi karakteristik berbagai filosofi, teori, ideology, pandangan, gaya, dan gagasan desain yang terkandung dalam masyarakat atau etnis tertentu di Indonesia serta dalam Arsitektur di Indonesia yang mengalami pengaruh budaya Hindu, Buddha, Islam, dan Eropa di masa pra kemerdekaan Indonesia.
Kriteria

Teknik
Kuis 4 - Individu Mahasiswa menjawab pertanyaan berikut ini: 1. Jelaskan tentang bentuk arsitektur Islam awal di Indonesia, dilihat dari aspek bentuk arsitekturalnya yang meliputi akulturasi ataupun asimilasi budaya dari luar dengan budaya yang telah ada di nusantara. Berikan contoh gambarnya. 2. Jelaskan dengan ilustrasi, perbedaan konsep kosmologi pembentuk kota pada bentuk kota pedalaman dan kota pesisir di Indonesia! 3. Jelakan mengenai gagasan sakral profan sebagai faktor penentu pembangunan kota tradisional di Indonesia! 4. Jelaskan dengan deskripsi, contoh adat istiadat memindahkan rumah pada pemukiman kota tradisional! 5. Jelaskan mengenai klasifikasi dua jenis kota tradisional di Indonesia dan Jelaskan juga dengan ilustrasi, perbedaan dari kedua jenis kota tersebut!
Kuliah,Presentasi,[PS=50 Menit]
Penugasan,Kuis,[K=50 Menit]
Pemahaman Materi Mandiri,Self-Directed Learning,[=240 Menit]
Topik
Perkembangan Arsitektur Islam di Indonesia dan kota-kota kerajaan di Indonesia
Sub Topik
1. Bentuk awal perkembangan arsitektur Islam di Indonesia
2. Tata Kota Kerajaan dan Perkembangannya di Indonesia
3. Kota – kota Pesisir di Indonesia
  • [12] Hal: All
  • [14] Hal: All
  • [20] Hal: All
  • [23] Hal: All
  • [24] Hal: All
  • [26] Hal: All
2
13 sub.cpmk.AR069.CPMK251.2-Mampu mengidentifikasi karakteristik berbagai filosofi, teori, ideology, pandangan, gaya, dan gagasan desain yang terkandung dalam masyarakat atau etnis tertentu di Indonesia serta dalam Arsitektur di Indonesia yang mengalami pengaruh budaya Hindu, Buddha, Islam, dan Eropa di masa pra kemerdekaan Indonesia.
Mahasiswa dapat memahami, menganalisis dan mengapresiasi karya arsitektural di fase perkembangan Arsitektur Islam di Indonesia. Kriteria
Ketepatan menjelaskan
Teknik
Mahasiswa melakukan Observasi Arsitektur untuk mengetahui Perkembangan Arsitektur Kolonial melalui Studi Bangunan Cagar Budaya Museum Sandi Kotabaru. Bagian yang diamati dan diidentifikasi: A. Aspek Arsitektur: Bentuk massa bangunan, Komposisi fasad, Bukaan pintu dan jendela, teras (veranda), kolom, atap, ornamen, material bangunan B. Aspek Tata Ruang: Organisasi ruang, Hubungan ruang publik dan privat, Sirkulasi, Pencahayaan alami, Ventilasi alami C. Aspek Konservasi: Bagian bangunan yang dipertahankan, Perubahan fungsi bangunan, Adaptasi terhadap kebutuhan museum, Strategi pelestarian D. Aspek Sejarah: Tahun pembangunan, Fungsi awal bangunan, Perubahan fungsi, Peran bangunan dalam sejarah Indonesia
Kuliah,Presentasi,[PS=40 Menit]
Pemahaman Studi Kasus,Studi Kasus,[SK=300 Menit]
Topik
Perkembangan Arsitektur Kolonial dan Indis di Indonesia
Sub Topik
1. Awal mula arsitektur Kolonial dan Indis di Indonesia
2. Periodisasi perkembangan arsitektur Kolonial dan Indis di Indonesia
  • [4] Hal: All
  • [9] Hal: All
  • [20] Hal: All
  • [25] Hal: All
5
14 sub.cpmk.AR069.CPMK251.3-Mampu memahami perkembangan arsitektur masa kini di Indonesia dengan memaparkan dan memberi tanggapan kritis terhadap penerapan filosofi, teori, ideologi, pandangan, gaya, dan gagasan desain arsitektural, seperti misalnya munculnya trend arsitektur pada masa awal arsitektur modern di Indonesia dan juga konsep serta pandangan dalam ideologi-ideologi yang berkembang menuju kematangan arsitektur Indonesia.
Mahasiswa dapat memahami, menganalisis dan mengapresiasi karya arsitektural di fase kebangkitan Arsitektur di Indonesia pada awal kemerdekaan dan pengaruh arsitektur modernisme dan Gaya Internasional di Indonesia. Kriteria
Ketepatan mengidentifikasi
Teknik
Melakukan jelajah perkembangan aristektur awal kemerdakaan di kawasan Kotabaru dan sekitarnya. Kemudian mahasiswa melakukan pemetaan dan identifikasi bangunan mana saja yang merupakan bangunan di masa awal kemerdekaan.
Kuliah,Presentasi,[PS=40 Menit]
Pemahaman Studi Kasus,Collaborative Learning,[=300 Menit]
Topik
Kebangkitan Arsitektur di Indonesia Pasca Kemerdekaan (bagian 1)
Sub Topik
1. Arsitektur awal Kemerdekaan Indonesia
2. Arsitektur modernisme dan Gaya Internasional di Indonesia
  • [9] Hal: All
  • [13] Hal: All
  • [15] Hal: All
5
15 sub.cpmk.AR069.CPMK251.4-Mampu memahami tentang konsep Arsitektur Kiwari yang mendalami isu-isu aktual yang terjadi dan merupakan suatu langkah untuk menegaskan jati diri dan regionalisme pada arsitektur di Indonesia.
Mahasiswa dapat memahami, menganalisis dan mengapresiasi karya arsitektural di fase kebangkitan Arsitektur Regionalisme dan Jati diriArsitektur Kiwari di Indonesia, menuju kematangan arsitektur kota-kota modern di Indonesia Kriteria

Teknik
Diskusi sebagai respon terhadap penyampaian materi
Kuliah,Presentasi,[PS=50 Menit]
Kuliah,Diskusi,[DS=50 Menit]
Pemahaman Materi Mandiri,Self-Directed Learning,[=240 Menit]
Topik
Kebangkitan Arsitektur di Indonesia Pasca Kemerdekaan (bagian 2)
Sub Topik
1. Regionalisme dan Jati diriArsitektur Kiwari di Indonesia
2. Menuju kematangan arsitektur kota-kota modern di Indonesia
  • [3] Hal: All
  • [13] Hal: All
  • [14] Hal: All
  • [15] Hal: All
  • [20] Hal: All
1
16 sub.cpmk.AR069.CPMK251.2-Mampu mengidentifikasi karakteristik berbagai filosofi, teori, ideology, pandangan, gaya, dan gagasan desain yang terkandung dalam masyarakat atau etnis tertentu di Indonesia serta dalam Arsitektur di Indonesia yang mengalami pengaruh budaya Hindu, Buddha, Islam, dan Eropa di masa pra kemerdekaan Indonesia.
sub.cpmk.AR069.CPMK251.3-Mampu memahami perkembangan arsitektur masa kini di Indonesia dengan memaparkan dan memberi tanggapan kritis terhadap penerapan filosofi, teori, ideologi, pandangan, gaya, dan gagasan desain arsitektural, seperti misalnya munculnya trend arsitektur pada masa awal arsitektur modern di Indonesia dan juga konsep serta pandangan dalam ideologi-ideologi yang berkembang menuju kematangan arsitektur Indonesia.
sub.cpmk.AR069.CPMK251.4-Mampu memahami tentang konsep Arsitektur Kiwari yang mendalami isu-isu aktual yang terjadi dan merupakan suatu langkah untuk menegaskan jati diri dan regionalisme pada arsitektur di Indonesia.
Mahasiswa mampu menjawab pertanyaan esai dari materi pertemuan 9-15 Kriteria
Ketepatan menjelaskan
Teknik
Mahasiswa menjawab 10 pertanyaan esai berdasarkan materi pertemuan 9-15 1. Perkembangan arsitektur di Indonesia diawali sejak masa pra sejarah dan semakin jelas bentuk arsitekturnya pada masa perkembangan arsitektur tradisional. Deskripsikan dan berikan contohnya, mengenai arsitektur pra sejarah dan tradisional di Indonesia. Hal yang dideskripsikan dari: a. Fase-fase arsitektur pra sejarah di Indonesia dan berikan contohnya! (bobot 5) b. Hubungan karakteristik bentuk kebudayaan austronesia dengan kebudayaan pada arsitektur tradisonal di Indonesia, jelaskan dengan contoh atau ilustrasi! (bobot 5) 2. Jelaskan secara singkat dan padat tentang komparasi perkembangan arsitektur Hindu dan Budha yang ada di Indonesia, dilihat dari tata ruang, sosok atau penampilan, ornament, dan Sistem susunan ruang dan struktur yang digunakan! (bobot 10) 3. Gambarlah ilustrasi perbedaan perbedaan bentuk rumah toko dan rumah tinggal pada arsitektur Thionghoa. Jelaskan secara singkat pada masing-masing gambar tersebut mengenai filosofinya, ciri khas pada elemen arsitektural serta struktur bangunannya! (bobot 10) 4. Jelaskan dan berikan gambar contoh atau ilustrasi, mengenai ciri khas perkembangan arsitektur Islam di Indonesia yang dilihat dari pengaruh aristektur Hindu – Budha disesuaikan dengan kebudayaan lokal yang sudah ada sebelumnya (bobot 10) 5. Jelaskan: a. Material struktur dan bahan bangunan yang digunakan pada peninggalan bangunan arsitektur Islam awal di Indonesi (bobot 5) b. Bentuk ornament dan ragam hias yang digunakan (bobot 5) 6. Bangunan arsitektur Thionghoa memiliki ciri pada courtyard, penekanan bentuk atap yang khas, bentuk ekemen struktural yang dilengkapi ornament dan ragam hias, serta penggunaan warna yang khas. Jelaskan empat ciri khas tersebut, yang di terapkan pada bangunan arsitektur Thionghoa Indonesia! (bobot 10) 7. Jelaskan mengenai perkembangan kota-kota kerajaan di Indonesia, dilihat dari: a. Perbedaan konsep kosmologi pembentuk kota pada bentuk kota pedalaman dan kota pesisir di Indonesia (bobot 5) b. Gagasan sakral profan sebagai faktor penentu pembangunan kota tradisional di Indonesia! (bobot 5) 8. Jelaskan tentang bagaimana bentuk bangunan kolonial yang memasukkan unsur-unsur arsitektur tradisional dan merespon iklim tropis yang ada di Indonesia? Penjelasan dilengkapi dengan gambar! (bobot 10) 9. Jelaskan dan lengkapilah dengan gambar ilustrasi, mengenai perbedaan bentuk arsitektur Jengki dan Gaya Internasional di awal masa kemerdekaan Indonesia dilihat dari: a. Penggunaan material struktur untuk kolom, balok, dan atap. (bobot 2.5) b. Fungsi bangunan dan tata ruang. (bobot 2.5) c. Dukungan terhadap pencahaayan dan penghawaan. (bobot 2.5) d. Pemakaian warna dan aksen arsitektur (bobot 2.5) 10. Regionalisme dan jati diri arsitektur Kiwari di Indonesia mengacu pada pendekatan dalam desain arsitektur yang mencerminkan identitas budaya dan karakteristik regional Indonesia. Dalam arsitektur Kiwari, terdapat upaya untuk menggabungkan elemen-elemen tradisional dengan inovasi kontemporer. Jelaskan mengenai karakteristik regionalisme dan jati diri arsitektur Kiwari di Indonesia, dilihat dari: a. Material / bahan serta bentuk motif ornament yang digunakan (bobot 5) b. Aspek-aspek desain yang diperhatikan dan diinovasikan (bobot 5)
Ujian Terjadwal,Durasi Sesuai Arahan DAAK,[D=75 Menit]
Penugasan,Tugas Take Home,[TH=165 Menit]
Topik
Materi pertemuan 9-15
Sub Topik
Materi pertemuan 9-15
25

Teknik Penilaian CPMK

CPL MK CPMK Keaktifan Tugas Kelompok Kuis Tes Tulis (UTS) Tes Tulis (UAS)
CPL04 SEJARAH PERKEMBANGAN ARSITEKTUR CPMK251 Y Y Y Y Y

Prosedur Penilaian CPMK

1. Komponen Penilaian CPMK
CPL CPMK Sub-CPMK Detail Penugasan (Teknik Penilaian) Bobot % Kriteria Penilaian
CPL04 CPMK251 sub.cpmk.AR069.CPMK251.1, sub.cpmk.AR069.CPMK251.2, sub.cpmk.AR069.CPMK251.3, sub.cpmk.AR069.CPMK251.4 Diskusi sebagai respon terhadap penyampaian materi 1 Ketepatan menjelaskan
CPL04 CPMK251 sub.cpmk.AR069.CPMK251.1 Tugas 1 - Kelompok Buatlah panel yang berisi tentang 1. Arsitektur prasejarah 2. Arsitektur mesopotamia dan mesir kuno Panel dibuat dalam format .pdf (100 mb) 5 Ketepatan menganalisis
CPL04 CPMK251 sub.cpmk.AR069.CPMK251.1 Kuis 1 - individu Memberikan pertanyaan yang dapat dijawab melalui ujian tulis ataupun bisa dengan google form. 1.Jelaskan secara singkat tentang jaman Agea! 2.Jelaskan dan deskripsikan beda kuil Yunani dan Romawi! 3.Jelaskan dan deskripsikan beda kolom Yunani dan Romawi! 4.Apa yang dimaksud dengan Arsitektur Etruksa pada langgam Romawi! 5.Apa yang dimaksud dengan Arsitektur Domestik pada langgam Romawi dan Yunani! 2 Ketepatan menganalisis
CPL04 CPMK251 sub.cpmk.AR069.CPMK251.1 Tugas 2 - Kelompok Membuat presentasi yang berbeda dari masing-masing kelompok mendiskusikan dan membuat presentasi dengan lengkap, komunikatif, dan menarik, lengkap dengan gambar ataupun ilustrasi yang mendukung penjelasan Anda. "Kelompok 1" 1.Buatlah analisis dan ilustrasi bangunan Arsitektur Bizantium: tujuh karakteristik Arsitektur Bizantium, kemudian jelaskan dari denah, dinding, atap, bukaan, kolom, and sky line, dan pedentive! 2.Sebutkan, jelaskan, dan beri ilustrasi tentang bentuk kubah pada zaman Arsitektur Romanseque! "Kelompok 2" Buatlah perbandingan contoh karya arsitektur renaissance, baroque, dan rococo, dilihat dari ciri-cirinya, berbagai elemen arsitekturnya, dan fase-fasenya! "Kelompok 3" Buatlah perbandingan Karya Arsitektur Gocthic dan Early Christian, yang ditampilkan pada bagian: 1. Sejarahnya 2. Karakteristiknya 3. Struktur dan konstruksinya 4. Pola Ruangnya 5 Ketepatan menganalisis
CPL04 CPMK251 sub.cpmk.AR069.CPMK251.1 Tugas 3 - Kelompok Membuat panel yang berisi tentang Perkembangan Arsitektur Timur Tengah dan Arsitektur Asia Timur 5 Ketepatan menjelaskan
CPL04 CPMK251 sub.cpmk.AR069.CPMK251.1 Tugas 4 - Kelompok Kelas dibagi menjadi empat kelompok, dengan topik yang berbeda di setiap kelompok. Output berupa: Paper ilmiah (1500–2500 kata) dan Slide presentasi (10–15 slide) Sertakan: Gambar studi kasus (denah, tampak, perspektif) dan Referensi ilmiah (minimal 5 sumber, format APA 7th) PEMBAGIAN KELOMPOK DAN TOPIK KELOMPOK 1: ARSITEKTUR MODERN A. Kajian Teoritis 1. Jelaskan definisi serta latar belakang munculnya arsitektur modern dalam konteks perubahan abad ke-19 hingga 20. 2. Uraikan prinsip utama arsitektur modern seperti: Form follows function, Less is more, Kejujuran material dan struktur B. Tokoh dan Karya Analisis pemikiran dan kontribusi tokoh utama seperti: Le Corbusier, Ludwig Mies van der Rohe, Walter Gropius C. Analisis Kontekstual Jelaskan bagaimana arsitektur modern merespons: Revolusi industry, Urbanisasi, Perkembangan teknologi konstruksi D. Dampak: Analisis pengaruh arsitektur modern terhadap kota-kota kontemporer saat ini. KELOMPOK 2: ARSITEKTUR PURISME A. Latar Belakang Jelaskan kemunculan Purisme sebagai reaksi terhadap dekorasi berlebih dan kompleksitas bentuk. B. Tokoh dan Karya Uraikan peran tokoh seperti: Le Corbusier dan Amédée Ozenfant C. Prinsip Desain Identifikasi prinsip dasar Purisme: Kesederhanaan bentuk, Geometri murni, Proporsi harmonis D. Keterkaitan Seni Jelaskan hubungan Purisme dengan gerakan seni modern awal abad ke-20. E. Pengaruh Analisis kontribusi Purisme terhadap perkembangan arsitektur modern. KELOMPOK 3: FUNGSIONALISME, KUBISME, DAN RASIONALISME A. ARSITEKTUR FUNGSIONALISME 1. Jelaskan konsep fungsionalisme dalam arsitektur. 2. Analisis penerapan prinsip form follows function dalam desain bangunan. 3. Uraikan tokoh penting seperti: Louis Sullivan, Alvar Aalto B. ARSITEKTUR KUBISME 1. Jelaskan bagaimana konsep kubisme dari seni lukis diterapkan ke arsitektur. 2. Identifikasi ciri khas: Fragmentasi bentuk, Geometri abstrak 3. Kaitkan dengan tokoh seni seperti: Pablo Picasso C. ARSITEKTUR RASIONALISME 1. Jelaskan konsep rasionalisme dalam arsitektur. 2. Analisis hubungan antara fungsi, struktur, dan estetika. 3. Jelaskan keterkaitannya dengan industrialisasi dan teknologi modern. KELOMPOK 4: NEO-KLASIK DAN EKLETISME A. ARSITEKTUR NEO-KLASIK 1. Jelaskan perbedaan Neo-Klasik dengan arsitektur klasik murni. 2. Analisis pengaruh Age of Enlightenment terhadap gaya ini. 3. Identifikasi karakteristik: Simetri, Kolom klasik, Proporsi monumental 4. Berikan contoh bangunan Neo-Klasik dan analisisnya. B. ARSITEKTUR EKLETISME 1. Jelaskan konsep ekletisme dalam arsitektur. 2. Analisis alasan penggunaan berbagai gaya historis dalam satu bangunan. 3. Uraikan kelebihan dan kritik terhadap gaya ini. 4. Jelaskan bagaimana ekletisme menjadi jembatan menuju arsitektur modern. KOMPONEN ANALISIS WAJIB (SEMUA KELOMPOK) Setiap kelompok WAJIB menyertakan studi kasus bangunan, dengan analisis: Konsep desain, Fungsi ruang, Struktur dan material, Konteks lingkungan, Visual (denah, tampak, perspektif) 5 Ketepatan menganalisis
CPL04 CPMK251 sub.cpmk.AR069.CPMK251.1 Kuis 2 - Individu Memberikan pertanyaan kuis sebagai respon dari penyampaian materi 1. Jelaskan pengertian arsitektur Brutalisme dan arsitektur Monumental, kemudian bandingkan keduanya berdasarkan karakter bentuk, fungsi sosial, dan kesan visual bangunan! 2. Mengapa beton ekspos menjadi elemen penting dalam arsitektur Brutalisme? Buatlah sketsa sederhana bangunan Brutalisme yang menunjukkan bentuk geometris tegas, minim ornamen, dan penggunaan beton ekspos! 3. Bandingkan konsep dasar arsitektur Modern dan arsitektur Kontemporer dalam aspek bentuk massa, material, dan pendekatan desain! Sertakan dua sketsa sederhana sebagai ilustrasi perbedaannya! 4. Sebutkan dan jelaskan tiga ciri utama arsitektur Kontemporer yang banyak diterapkan pada bangunan masa kini! Kemudian buatlah sketsa konsep bangunan Kontemporer tropis yang sesuai dengan iklim Indonesia. 5. Apa yang dimaksud dengan arsitektur Metabolisme di Jepang? Jelaskan latar belakang munculnya aliran tersebut serta konsep “bangunan sebagai organisme hidup” dalam desainnya! 6. Buat diagram atau sketsa konsep arsitektur Metabolisme yang menunjukkan sistem modular dan kemungkinan bangunan berkembang dari waktu ke waktu! Berikan satu contoh bangunan Metabolisme sebagai referensi. 7. Jelaskan hubungan antara skala bangunan, simbol kekuasaan, dan karakter visual dalam arsitektur Monumental! Kemudian buatlah sketsa bangunan monumental yang menunjukkan kesan megah, simetris, dan berwibawa. 8. Dosen menampilkan ilustrasi sebuah bangunan. Analisis apakah bangunan tersebut termasuk arsitektur Brutalisme, Kontemporer, atau Monumental berdasarkan elemen fasad, material, bentuk massa, dan suasana ruangnya! 9. Buat tabel perbandingan antara arsitektur Brutalisme dan Monumental berdasarkan bentuk, material, suasana ruang, fungsi bangunan, serta kesan visualnya! Sertakan sketsa kecil sebagai ilustrasi. 10. Menurut pendapat Anda, gaya arsitektur mana yang paling relevan diterapkan di Indonesia saat ini: Brutalisme, Kontemporer, Metabolisme, atau Monumental? Jelaskan alasan Anda berdasarkan kondisi sosial, budaya, iklim, dan perkembangan teknologi, lalu buat sketsa konsep bangunan publik yang menggabungkan dua aliran arsitektur pilihan Anda! Jawaban dapat ditulis pada lembar jawaban ataupun bisa melalui google form. 2 Ketepatan menjelaskan
CPL04 CPMK251 sub.cpmk.AR069.CPMK251.1 Memberikan 10 soal esai untuk dikerjakan 1. Bagaimana hubungan antara bentuk arsitektur dengan nilai-nilai sosial dan budaya masyarakat pada masa lampau? Jelaskan dengan menampilkan alur perkembangan dalam bentuk diagram kronologis atau peta konsep yang sistematis. (bobot 10%) 2. Dalam konteks sejarah arsitektur Nusantara, bagaimana peran tradisi Austronesia dalam membentuk karakter hunian tradisional Indonesia? Analisis dari aspek konstruksi, simbolisme budaya, dan fungsi ruang, serta berikan dua contoh rumah adat yang menunjukkan pengaruh tersebut secara nyata. (bobot 10%) 3. Bandingkan perkembangan arsitektur pada masa prasejarah, peradaban Mesopotamia, dan Mesir Kuno. Bagaimana masing-masing periode tersebut merefleksikan sistem kepercayaan dan struktur sosial masyarakatnya? (bobot 10%) 4. Arsitektur Yunani dan Romawi sering dianggap memiliki kemiripan visual. Namun, apa faktor mendasar yang membedakan keduanya dari segi konsep, teknologi, dan fungsi bangunan? Jelaskan secara kritis. (bobot 10%) 5. Uraikan perjalanan evolusi arsitektur klasik di Eropa dari masa awal hingga periode akhir. Bagaimana perubahan gaya dari Early Christian hingga Rococo mencerminkan dinamika sosial, politik, dan estetika pada zamannya? (bobot 10%) 6. Lakukan analisis komparatif terhadap gaya arsitektur Bizantium, Romanesque, Renaissance, Baroque, Rococo, Gothic, dan Early Christian. Apa ciri pembeda utama masing-masing gaya, serta di mana letak kesinambungan historisnya? (bobot 10%) 7. Bagaimana karakter arsitektur di kawasan Timur Tengah dan Asia Timur berkembang sesuai dengan kondisi geografis dan budaya setempat? Jelaskan secara khusus keunikan arsitektur Persia dari segi bentuk, ornamen, dan warna. (bobot 10%) 8. Jelaskan latar belakang munculnya arsitektur modern sebagai respons terhadap perubahan zaman. Bagaimana prinsip-prinsip Purisme berperan dalam membentuk bahasa desain pada periode tersebut? (bobot 10%) 9. Dalam perkembangan arsitektur modern, bagaimana perbedaan pendekatan antara gaya Ekletik dan Neo-Klasik? Selain itu, jelaskan bagaimana aliran Fungsionalisme, Kubisme, dan Rasionalisme menerjemahkan konsep modernitas ke dalam desain arsitektur. (bobot 10%) 10. Arsitektur postmodern muncul sebagai kritik terhadap modernisme. Jelaskan proses kemunculannya dan bandingkan dengan gaya lain seperti Brutalisme, Futuristik, Kontemporer, dan Techno Art. Sertakan juga penjelasan tentang konsep Metabolisme dalam arsitektur Jepang modern. (bobot 10%) 25 Ketepatan menjelaskan
CPL04 CPMK251 sub.cpmk.AR069.CPMK251.2 Tugas 5 - Kelompok Membuat MAKALAH tentang Perkembangan Arsitektur PRA SEJARAH pada satu fase zaman tertentu dan Arsitektur TRADISIONAL di suatu daerah di INDONESIA. 5 Ketepatan menjelaskan
CPL04 CPMK251 sub.cpmk.AR069.CPMK251.2 Tugas 6 - Kelompok Mahasiswa diminta melakukan studi komparasi atau perbandingan, dari dua buah candi Hindu dan candi Budha, yang terletak di Indonesia. Komparasi dilakukan dengan melihat: 1. Tata ruang (geometri, volume/ukuran, irama, simetris, bentuk mandala, dll) 2. Sosok atau penampilan (misalnya, apakah ada arca pelengkap seperti, misal yang berbentuk binatang (nandi, jatayu, dll) ataupun arca lambang lainnya (lingga yoni, dll) 3. Ornamen (bentuk relief, ukiran, dll) 4. Sistem susunan ruang dan struktur yang digunakan Hasil studi komparasi tersebut dilaporkan dalam bentuk presentasi yang disertai dengan foto / gambar pendukung yang mendeskripsikan candi tersebut. 5 Ketepatan menjelaskan
CPL04 CPMK251 sub.cpmk.AR069.CPMK251.2 Kuis 4 -individu Mahasiswa menjawab pertanyaan (dapat dikumpulkan langsung ataupun melalui google form. 1.Apakah yang disebut dengan Pecinan 2.Jelaskan dengan dilengkapi sketsa mendukung tentang ciri-ciri yang ada pada suatu kawasan Pecinan 3.Jelaskan dan gambarkan mengenai konsep dan filosofi arsitektur Thionghoa 4.Jelaskan dan gambarkan ciri khas bangunan arsitektur thionghoa yang ada di Indonesia. 5.Jelaskan dan gambarkan elemen arsitektural dan struktur pada arsitektur thionghoa di Indonesia 6.Gambarkan bentuk perbedaan rumah toko dan rumah tinggal pada arsitektur thionghoa 2 Ketepatan menjelaskan
CPL04 CPMK251 sub.cpmk.AR069.CPMK251.2 Kuis 4 - Individu Mahasiswa menjawab pertanyaan berikut ini: 1. Jelaskan tentang bentuk arsitektur Islam awal di Indonesia, dilihat dari aspek bentuk arsitekturalnya yang meliputi akulturasi ataupun asimilasi budaya dari luar dengan budaya yang telah ada di nusantara. Berikan contoh gambarnya. 2. Jelaskan dengan ilustrasi, perbedaan konsep kosmologi pembentuk kota pada bentuk kota pedalaman dan kota pesisir di Indonesia! 3. Jelakan mengenai gagasan sakral profan sebagai faktor penentu pembangunan kota tradisional di Indonesia! 4. Jelaskan dengan deskripsi, contoh adat istiadat memindahkan rumah pada pemukiman kota tradisional! 5. Jelaskan mengenai klasifikasi dua jenis kota tradisional di Indonesia dan Jelaskan juga dengan ilustrasi, perbedaan dari kedua jenis kota tersebut! 2
CPL04 CPMK251 sub.cpmk.AR069.CPMK251.2 Mahasiswa melakukan Observasi Arsitektur untuk mengetahui Perkembangan Arsitektur Kolonial melalui Studi Bangunan Cagar Budaya Museum Sandi Kotabaru. Bagian yang diamati dan diidentifikasi: A. Aspek Arsitektur: Bentuk massa bangunan, Komposisi fasad, Bukaan pintu dan jendela, teras (veranda), kolom, atap, ornamen, material bangunan B. Aspek Tata Ruang: Organisasi ruang, Hubungan ruang publik dan privat, Sirkulasi, Pencahayaan alami, Ventilasi alami C. Aspek Konservasi: Bagian bangunan yang dipertahankan, Perubahan fungsi bangunan, Adaptasi terhadap kebutuhan museum, Strategi pelestarian D. Aspek Sejarah: Tahun pembangunan, Fungsi awal bangunan, Perubahan fungsi, Peran bangunan dalam sejarah Indonesia 5 Ketepatan menjelaskan
CPL04 CPMK251 sub.cpmk.AR069.CPMK251.3 Melakukan jelajah perkembangan aristektur awal kemerdakaan di kawasan Kotabaru dan sekitarnya. Kemudian mahasiswa melakukan pemetaan dan identifikasi bangunan mana saja yang merupakan bangunan di masa awal kemerdekaan. 5 Ketepatan mengidentifikasi
CPL04 CPMK251 sub.cpmk.AR069.CPMK251.4 Diskusi sebagai respon terhadap penyampaian materi 1
CPL04 CPMK251 sub.cpmk.AR069.CPMK251.2, sub.cpmk.AR069.CPMK251.3, sub.cpmk.AR069.CPMK251.4 Mahasiswa menjawab 10 pertanyaan esai berdasarkan materi pertemuan 9-15 1. Perkembangan arsitektur di Indonesia diawali sejak masa pra sejarah dan semakin jelas bentuk arsitekturnya pada masa perkembangan arsitektur tradisional. Deskripsikan dan berikan contohnya, mengenai arsitektur pra sejarah dan tradisional di Indonesia. Hal yang dideskripsikan dari: a. Fase-fase arsitektur pra sejarah di Indonesia dan berikan contohnya! (bobot 5) b. Hubungan karakteristik bentuk kebudayaan austronesia dengan kebudayaan pada arsitektur tradisonal di Indonesia, jelaskan dengan contoh atau ilustrasi! (bobot 5) 2. Jelaskan secara singkat dan padat tentang komparasi perkembangan arsitektur Hindu dan Budha yang ada di Indonesia, dilihat dari tata ruang, sosok atau penampilan, ornament, dan Sistem susunan ruang dan struktur yang digunakan! (bobot 10) 3. Gambarlah ilustrasi perbedaan perbedaan bentuk rumah toko dan rumah tinggal pada arsitektur Thionghoa. Jelaskan secara singkat pada masing-masing gambar tersebut mengenai filosofinya, ciri khas pada elemen arsitektural serta struktur bangunannya! (bobot 10) 4. Jelaskan dan berikan gambar contoh atau ilustrasi, mengenai ciri khas perkembangan arsitektur Islam di Indonesia yang dilihat dari pengaruh aristektur Hindu – Budha disesuaikan dengan kebudayaan lokal yang sudah ada sebelumnya (bobot 10) 5. Jelaskan: a. Material struktur dan bahan bangunan yang digunakan pada peninggalan bangunan arsitektur Islam awal di Indonesi (bobot 5) b. Bentuk ornament dan ragam hias yang digunakan (bobot 5) 6. Bangunan arsitektur Thionghoa memiliki ciri pada courtyard, penekanan bentuk atap yang khas, bentuk ekemen struktural yang dilengkapi ornament dan ragam hias, serta penggunaan warna yang khas. Jelaskan empat ciri khas tersebut, yang di terapkan pada bangunan arsitektur Thionghoa Indonesia! (bobot 10) 7. Jelaskan mengenai perkembangan kota-kota kerajaan di Indonesia, dilihat dari: a. Perbedaan konsep kosmologi pembentuk kota pada bentuk kota pedalaman dan kota pesisir di Indonesia (bobot 5) b. Gagasan sakral profan sebagai faktor penentu pembangunan kota tradisional di Indonesia! (bobot 5) 8. Jelaskan tentang bagaimana bentuk bangunan kolonial yang memasukkan unsur-unsur arsitektur tradisional dan merespon iklim tropis yang ada di Indonesia? Penjelasan dilengkapi dengan gambar! (bobot 10) 9. Jelaskan dan lengkapilah dengan gambar ilustrasi, mengenai perbedaan bentuk arsitektur Jengki dan Gaya Internasional di awal masa kemerdekaan Indonesia dilihat dari: a. Penggunaan material struktur untuk kolom, balok, dan atap. (bobot 2.5) b. Fungsi bangunan dan tata ruang. (bobot 2.5) c. Dukungan terhadap pencahaayan dan penghawaan. (bobot 2.5) d. Pemakaian warna dan aksen arsitektur (bobot 2.5) 10. Regionalisme dan jati diri arsitektur Kiwari di Indonesia mengacu pada pendekatan dalam desain arsitektur yang mencerminkan identitas budaya dan karakteristik regional Indonesia. Dalam arsitektur Kiwari, terdapat upaya untuk menggabungkan elemen-elemen tradisional dengan inovasi kontemporer. Jelaskan mengenai karakteristik regionalisme dan jati diri arsitektur Kiwari di Indonesia, dilihat dari: a. Material / bahan serta bentuk motif ornament yang digunakan (bobot 5) b. Aspek-aspek desain yang diperhatikan dan diinovasikan (bobot 5) 25 Ketepatan menjelaskan
Total 100
2. Penilaian CPMK
CPL MK CPMK Keaktifan Tugas Kelompok Kuis Tes Tulis (UTS) Tes Tulis (UAS) Total
CPL04 SEJARAH PERKEMBANGAN ARSITEKTUR CPMK251 7% 35% 8% 25% 25% 100%
100%